Pengurus MOS Harus Mati (Johan, #2)

Judul Buku: Pengurus MOS Harus Mati (Johan, #2)
Penulis: Lexie Xu
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: April, 2012
Tebal: 304 halaman
ISBN: 978-979-22-6974-1
Harga: Rp. 40.000

Hai, namaku Hanny Pelangi, dan hidupku saat ini bagaikan sederetan mimpi buruk.

Awalnya semua terlihat luar biasa. Aku sedang menikmati liburan yang menyenangkan bersama sahabatku, Jenny, di Singapura saat aku diminta pulang oleh pacar baruku, Benji, sang ketua OSIS, lantaran aku terpilih menjadi salah satu pengurus MOS. Wow! Terpilih menjadi anggota tim elite dan mendapat kesempatan menyiksa murid-murid baru? Siapa yang tidak mau?

Namun semuanya ternyata tidak seindah yang kubayangkan. Belum apa-apa rapat kami sudah diteror oleh seorang cowok bengal yang tidak naik kelas, sangat membenciku, dan hobi membuatku malu. Pokoknya, cowok yang minta diinjak mukanya deh.

Urusan ini bertambah parah saat Benji mengajak kami mengarang kisah horor bohongan seputar sekolah kami. Maksudnya sih untuk menakut-nakuti anak-anak baru. Tak disangka, kisah-kisah horor bohongan itu malah menjelma menjadi kenyataan. Satu demi satu pengurus MOS mengalami kecelakaan mengerikan yang tidak bisa dijelaskan. Puncak-puncaknya, nyawaku nyaris melayang.

Apakah yang menyebabkan kecelakaan-kecelakaan ini? Kutukan kisah horor yang berbalik menimpa kami? Anak baru yang dendam pada kami?

Kalau memang begitu, mengapa semua petunjuk mengarah pada Jenny?

Pengurus MOS harus mati adalah cerita kedua dari Johan series #1 yang judulnya Obsesi. Seperti yang sudah aku kenalkan pada reviewanku disini.
Di series kedua ini banyak tokoh-tokoh baru yang pastinya bikin ceritanya gak kalah keren dengan Obsesi.
Dan tokoh utama dalam kisah ini adalah Hanny Pelangi. Si cewek populer di SMA Persada Internasional.
Libur panjang kenaikan kelas Hanny berlibur bersama Jenny di Singapura, sekaligus memang ingin menemaninya di Singapura sana karena orangtuanya yang bekerja disana.
Namun baru beberapa hari saja menginjakkan kaki di negara yang dijuluki negara paling bersih itu, Hanny memutuskan untuk meninggalkan liburannya, meninggalkan sahabatnya, demi mengejar keinginannya yang besar ingin menjadi pengurus MOS periode tahun ini. Berhubung ia memang mendapat tawaran dari Benji, si ketua OSIS, yang memang adalah pacarnya.
Keikutsertaan Hanny diacara ospek membuatnya bertemu dengan Frankie, orang yang suka buat onar, hobi bolos dan tidak naik kelas. Ya, seharusnya Frankie ini satu angkatan dengannya, tapi karena tidak naik kelas laki-laki bertubuh besar athletis itu jadi adik kelasnya. Namun siapa sangka laki-laki yang pertama kali bertemu dengannya itu sudah cari masalah duluan dengannya ketika rapat MOS belum mulai, panggilan Tuan Putri pun membuat kupingnya begitu risih mendengarnya.
Rapat pengurus MOS dikelilingi oleh orang yang populer, sebut saja Hanny cewek paling populer yang mampu mengalahkan pesona-pesona kepopuleran siswa lainnya, termasuk kakak-kakak kelasnya yang juga cantik-cantik. Kedua, Benji, ketua OSIS berkharisma namun jika sudah emosi suaranya begitu melengking nyaris membuat Hanny ilfil. Kalau bukan jabatannya yang tinggi dan iming-iming akan memberikan jabatan ketua OSIS ini pada pacarnya kelak, jadi siapa yang bakal tidak tertarik, jelas Hanny mengejar itu.
Ketiga, Ivan, Wakil Ketua OSIS yang ternyata mantan pacarnya Hanny, dan yang cukup mengejutkan sekaligus kakaknya Frankie. Ivan tuh cowok yang sangat tampan namun sayang ia begitu cengeng dan melankolis berbeda betul dengan Frankie yang cukup brutal. Alasan Hanny memutuskan Ivan pun sudah jelas, itu karena sifat Ivan yang terlampau lembek mudah menangis, mana tahan lama Hanny jika harus terus ada di dekatnya.
Keempat dan kelima, Mila dan Violina, dua cewek populer yang menjabat jadi sekretaris OSIS.
Keenam, Anita, salah satu bendahara OSIS.
Ketujuh, Peter, si ketua klub KPR alias Kelompok Pers Remaja, salah satu klub sekolah yang paling bergengsi.
Kedelapan, Ronny, ketua klub basket.
Dari kedelapan murid itu adalah yang paling populer, tapi tidak kalah beken juga sih sebenarnya dengan pengurus yang lain yang tak bisa disebutkan satu-satu itu.
Hanny lah satu-satunya murid kelas sebelas yang mendapatkan kesempatan jadi pengurus OSIS.
Sebenarnya masih ada lagi nih, dibilang populer memang siswa yang satu ini populer namun populer dalam arti yang tidak berprestasi seperti yang lain, melainkan populer karena kenakalannya, suka bolos, hobi bikin ulah, dan tidak naik kelas. Tapi berkat Ivan, kakaknya ia bisa jadi pengurus OSIS.
Tonny dan Markus yang juga murid yang paling popyler tidak bisa ikut serta karena keduanya sedang sibuk latihan di Kamp Judo. Mereka juga sulit dihubungi, bahkan mereka juga tidak bisa menepati janji liburan bersama Jenny di Singapur, seperti halnya Hanny.
Benji menginginkan MOS kali ini berbeda dengan MOS-MOS tahun lalu yang sangat standar; ia ingin MOS kali ini memberikan bekas yang sangat mendalam dibenak murid-murid baru.
Kisah misteri tentang sekolah, sepertinya akan sangat menarik dan menantang, seru dan pastinya akan jadi Masa Orientasi paling tak terlupakan sepanjang masa. Sukses besar pokoknya.. itu yang sangat diharapkan Benji.
Hanny yang cukup parno dengan tema itu, ingin mengusulkan diri menentangnya, namun karena gengsi takut dikira penakut dan terlalu percaya akan hal-hal takhayul itu ia mengurungkan diri, apalagi Frankie tampak mudah membaca pikirannya yang terlihat takut, laki-laki itu jelas tertawa dalam hati cengengesan meledeknya. Tidak mau dianggap lemah ia pun menyetujui usul itu, karena enam kisah horor pun sudah dibuat oleh mereka-mereka yang sudah setuju.
Kisah karangan Mila, tentang proyek gedung baru sekolahnya. Bangunanya rubuh dan mengubur orang-orang yang ada di dalamnya. Hingga sejak saat itu tidak ada yang berani membangun gedung baru di situ. Apalagi, setiap kali kita berjalan di situ, kita bisa merasakan tangan-tangan yang muncul dari dalam tanah, berusaha menarik kita untuk bergabung dengan mereka yang sudah meninggal.
Kisah kedua karangan Peter. Terjadi di ruang klub KPR. Di tempat itu sang ketua bunuh diri karena menuruti teman chattingnya yang sudah ia anggap soulmate, teman chattingnya itu bernasib sama dengannya.
‘Aku sudah letih dengan kehidupan ini’, ketik cewek itu. ‘Aku ingin bunuh diri. Kamu mau mati bersamaku?’
Sang ketua KPR membalas, ‘Kalau tidak ada kamu, hidupku tidak berarti.’
Akhirnya ketua KPR itu bunuh diri, meninggalkan baris percakapan terakhir dengan teman cewek chattingnya. ‘Ayo kita mati bersama.’
Kisah ketiga dikarang oleh Anita. Tempat misteri ada di ruang rapat ini, yep ruang OSIS. Papan Ouija yang dimainkan oleh sekelompok cewek yang iseng memainkannya, tahu-tahu setelah iseng memainkan papan berisi simbol-simbol dan huruf itu, satu persatu dari mereka tewas dengan sangat mengerikan, hingga tiap malam, seperti saat ini, mereka sedang rapat, roh mereka berkumpul dan menunggu, berharap-harap, menatap satu persatu di ruangan ini, siapakah yanga akan bergabung dengan mereka..
Kisah keempat karangan Ivan. Bertempat di gedung gym. Altlet pelari sekolahnya yang bunuh diri karena tidak sanggup menghadapi kenyataan kedua kakinya terkena gangrene dan harus diamputasi. Ia pun bunuh diri dengan cara melonpat dari lantai dua gym ke lantai bawah. Hingga kini, pada malam hari, masih terdengar bunyi orang menyeret-nyeret tubuh di dalam gedung gym.
Kisah berikutnya dari Violina yang bertempat di lab Kimia, tempat itu yang dulu pernah terjadi kecelakaan pada Jenny Tompel dijadikan kisah karangannya karena menurutnya kisah itu sangat menyeramkan.
Dan terakhir kisah keenam dari sang ketua OSIS, Benji. Bertempat di auditorium. Potongan-potongan tubuh manusia tergeletak karena di gergaji habia oleh salah aeorang murid nakal yang bermasalah dan terancam di keluarkan itu. Apalagi ia tidak lulus, karena dengki melihat teman-temannya yang lain merayakan kelulusan di pesta porm sekolah, ia membunuh semua orang yang ada disana termasuk dirinya langusng bunuh diri setelah melakukan pembunuhan itu.
Sejak saat itu, setiap malqm di auditorium akan terdengar jeritan dan tangisan orang-orang yang kehilangan anggota tubuh mereka.

Dari keenam kisah itu ternyata menjadi kenyataan. Benar-bemar nyata hingga memakan korban. “Pengurus MOS HarusMati” itu kalima yang ditukis dengan darah yang terpampang setelah kejadian kisah misteri Mila pertama.
Sebenarnya ada pihak yang susah mengatur ini. Siapakah diantara mereka, pengurus MOS sendiri apa murid-murid baru yang membalas dendam pada perbuatan Pengurus MOS yang begitu tega menakut-nakuti mereka dan membuat teman mereka harus ikut menjadi korban.
Hanny dan Frankie pun semakin dekat karena kecurigaan mereka yang sama-sama mencurigai oknum pebgurus OSIS sendiri yang melakukannya, tapi mereka berdua tidak punya bukti, ditambah lagi alibi semua pengurus MOS begitu masuk akal. Tapi jelas kecurigaan punbertambah karena kasus ini pasti dilakukan oleh lebih dari satu orang.
Laki-laki dan Perempuan.
Parfum dan gantungan ponsel persis milik Jenny kenapa harus menjadi bukti nyata yang terlihat. Orang yang pertama kali ada dibenaknya itu langsung muncul, membuatnya bergidik ngeri. Johan! Apa dia kembali?

Penasaran kan penasaran? Saya juga sama.. serius ini novel bikin saya gak bisa berhenti baca sampai tuntas. Saking penasaran ama kisah yang penuh misteri ini. Hebat sekali mba Lexie meramu tulisan menjadi bacaan yang sangat menghibur dan sulit ditebak alurnya. Meskipun kita tahu pasti pelakunya Johan. Tapi tetap saja perjalanan menemukan dan menceritakan kisahnya itu yang memberikan nilai mahal dalam cerita ini.
Suka…suka sekali dengan gaya penulisannya yang frontal, gak maksain, berasa natural aja..
Aku kasih 4,5 bintang deh buat orang-orqng populer di Pengurus MOS Harus Mati ini x)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s