Permainan Maut ( Johan, #3)

re_buku_picture_85188
Judul Buku: Permainan Maut ( Johan, #3)
Penulis: Lexie Xu
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: November, 2011
Tebal: 288 halaman
ISBN: 978-979-22-7685-5
Harga: Rp. 40.000

Yo, namaku Tony Senjakala dan hidupku saat ini bagaikan sederetan mimpi buruk.

Sebuah e-mail dari teman lamaku—tentang kejadian-kejadian misterius di rumahnya—terus mengusik pikiranku. Namun aku berusaha melupakannya karena sudah tidak sabar lagi untuk berlibur dengan Jenny, pacarku yang manis banget.

Tak disangka, tiba-tiba muncullah seseorang yang sangat tidak ingin kujumpai, namun terus saja menghantui kehidupanku. Tidak ingin orang ini membahayakan Jenny, aku terpaksa melupakan liburan impianku, mengadakan kamp latihan judo dadakan, dan menginap di rumah misterius yang konon menimbulkan nasib buruk bagi para penghuninya.

Celakanya, Markus, sobatku, malah menjalin hubungan mesra dan menjijikkan dengan si oknum ini, tidak peduli betapa uring-uringan aku dibuatnya, tidak peduli kami terkurung di penginapan menyeramkan, tidak peduli satu demi satu anggota klub judo mulai lenyap.

Bersama pasangan yang tidak serasi inilah aku harus membongkar semua kejadian aneh ini. Apa sih sebenarnya yang terjadi di penginapan ini? Apakah ada kaitannya dengan hantu legenda si Kakak yang menginginkan teman dan si Adik yang menginginkan pembalasan dendam?

Ataukah ada permainan yang lebih mengerikan daripada yang kami duga?

Semakin banyak tokoh-tokoh lain yang terlibat, sepertinya cocok menjadi tema dari permainan maut ini. Permainan maut jadi seri ketiga Johan.
Di buku sebelumnya kita tahu kisah Hanny yang menjadi pengurus MOS direcoki dengan kejadian-kejadian tragis yang di dalangi oleh Johan. Di tempat yang sama ternyata Tony dan Markus pun dalam keadaan bahaya di kamp judo. Sebelum keberangkatannya ke Singapur yang ingin berlibur bersama Jenny, ia harus berhadapan dengan nenek sihir. Bukan nenek sihir sungguhan, tapi Tory Senjakala, kakaknya. Hihi yang memang sifatnya itu seperti nenek sihir saja, tukang buat kekacauan.
Tony tidak ingin nenek sihir itu ikut dengannya ke Singapura, jelaslah. Masa ia mau ketemuin Jenny dengan nenek sihir, sifat mereka terlalu bertolak belakang, Tony mengkhawatrikan itu, Jenny. Markus yang akan ikut pun berbohong agar Tory tidak ikut dengan mereka. Tapi ya apa boleh buat, akhirnya Tony malah memutuskan untuk ke kamp judo saja, di Kalimantan daripada harus ke Singapura membawa Tory.
Di Kalimantan itu sendiri sebenarnya Tony memiliki misi, seorang teman SMP nya Ailina mengirimi dia email, gadis itu menyuruhnya untuk ke Kalimantan, menyelidiki vila rumahnya yang menurutnya bermasalah, semenjak ia tinggal di vila itu, ia merasa keluarganya kena kutukan. Mulai dari ayahnya yang kecelakaan, ibunya yang kena todong pisau, kakaknya yang divonis kanker darah. Hingga saat ini Ailina begitu takut dengan apa yang akan terjadi lagi dengan ia dan adiknya, Celina. Daerahnya begitu terpencil, akses komunikasi pun tidak ada. Telepon bahkan sinyal ponsel tidak bisa digunakan.
Tony pun mengajak semua rekan judonya di sekolah, si kembar Aldo & Aldi, Irwan, Leo, Jaya, Agus, Martin, Sugi, termasuk Markus, juga Tory yang memaksa untuk ikut.
Tony sengaja menyembunyikan status Tory sebagai kakaknya, ia pun memperkenalkan Tory sebagai pacar Markus.
Celina yang pertama kali melihat Markus langsung jatuh cinta, bertengkar hebat dengan Tory. Hingga Celina jatuh dari tangga dan harus di bawa ke rumah sakit, akhirnya Tony mengantar Ailina membawa Celina ke rumah sakit, setelah itu meninggalkan mereka berdua untuk istirahat disana.
Namun keganjilan mulai terjadi saat Tony akan mengantarkan Jay, Martin, Aldo, Aldi, Agus ke Jakarta diantar pick-up Bang Sat. Namun saat akan mengantar mereka melewati jembatan diatas sungai Kapuas itu, jemabatan roboh, terpaksa pick-up mundur lagi, Tony dan kawan-kawan tidak jadi untuk pulang, termasuk Bang Asat.
Selang setelah itu Jay malah menghilang, entah kemana tak ada jejak kepergiannya, apa mungkin Jay dimakan buaya, di sungai kapuas, toh vila itu memang dekat sekali dengan sungai yang banyak buayanya itu. Sehari berikutnya malah si kemabr Aldi dan Aldo, berikut seterusnya sampai Tory yang akhirnya menghilang.
Tapi untuk kasus menghilangnya Tory ini, Tony dan Markus berhasil mengetahuinya, pembantu rumah Ailina, bi Atiek dan bi Ani yang menyeret mereka-mereka tengah malam ke suatu tempat. Kemanakah mereka dibawa pergi? Tony dan Markus secara total bisa mengungkapkan kejahatan baru yang lagi-lagi taktik dari Johan.
Petualangan yang menegangkan, secara tidak langsung saya merasa terlibat di dalamnya. Kisah manis antara Markus dan Tory pun gak kalah menarik.

Aku kasih 5 bintang untuk Permainan Maut.

Advertisements

2 thoughts on “Permainan Maut ( Johan, #3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s