Follow @MerryRiana

follow-merry-riana
Judul Buku: Follow @MerryRiana
Penulis: Debbie Widjaja
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: Kisah Inspiratif
Terbit: April 2013
Tebal: 360 halaman
ISBN: 978-979-22-9333-3
Harga: Rp. 55.000,-

Reasons Why My Life is Screwed Up:

5. Setelah setahun bekerja di Everell, penampilanku yang berantakan cocok sekali untuk menjadikanku model majalah Cosmopolitan. Judul artikelnya: Tanda-Tanda Anda Bekerja Terlalu Keras.

4. Pacarku marah besar karena katanya aku berubah jadi monster menyeramkan. Dan, oh, mungkin dia selingkuh dengan Agita, pramugari cantik itu.

3. Setiap kali pembaca novelku bertanya, “Kapan novel selanjutnya terbit, Kak?”, aku cuma bisa meringis dan berkelit, “Belum sempat, masih sibuk nih.”

2. Daftar orang yang kukecewakan sudah melampaui daftar film horor Indonesia. Yang paling parah, orang yang sangat kusayangi, Papa dan Mama, justru berada di urutan teratas!

But the number 1 reason why my life is screwed up is:

1. I DON’T EVEN HAVE A LIFE ANYMORE!

Bella punya karier cemerlang yang membentang di hadapannya—tapi ada harga yang harus dibayar. Dan ketika satu per satu masalah memukulnya, barulah ia terenyak dan bertanya, “Apakah aku ada di jalan yang benar?” Lalu cahaya terang itu muncul… lewat sosok yang sangat menginspirasinya: Merry Riana. Dari Merry Riana, Bella mempelajari hal-hal berharga. Makna perjuangan, kesuksesan, dan bagaimana menjalani hidup yang utuh sesuai passion.

@MerryRiana: “Don’t chase after money. Rather, chase your passion, and money will chase after you.”

Pertama kali baca judul buku ini, yang terlintas olehku adalah ceritanya pasti ada hubungannya dengan twitter, mungkin seperti Twivortiare. Jujur aku belum tahu Merry Riana itu siapa, karena penasaran akhirnya aku mencari tahu di mbah google.he-he Oh, Miss Merry yang ada di buku “Mimpi Sejuta Dolar” karya Alberthiene Endah. Aku sebenarnya sudah tahu buku itu hanya sepintas, setiap kali hunting buku ke Gramedia dan melihat buku itu dipajang sedemikian cantik :). Oke, dipikiranku sekarang adalah buku ini non fiksi dan mungkinkah isinya kiat-kiat sukses atau kata-kata Motivasi seperti Mario Teguh? Sejujurnya aku agak kurang suka dengan kata-kata motivasi kecuali memang ada cerita konkret−yang itulah justru membuatku termotivasi. Kabar baiknya setelah aku baca sinopsis buku ini, sepertinya buku ini tidak sepenuhnya non fiksi, melainkan novel.

“Hanya lilin yang sudah menyala, yang bisa menyalakan lilin-lilin lainnya. Hanya orang yang sudah terinspirasi, yang bisa menebarkan inspirasi kepada orang-orang di sekitarnya.” – Merry Riana

Membaca Merry Little Notes, membuatku mengerti arah cerita novel ini akan seperti apa, sehingga aku sangat penasaran untuk membaca isi novel ini sampai habis. Dan benar saja, isi buku ini diluar apa yang aku duga sebelumnya. Bukan berisi kiat-kiat sukses, primbon-primbon atau semacamnya, melainkan sebuah kisah inspiratif, kisah yang bisa dialami oleh siapa saja. Novel ini bercerita tentang seorang pegawai divisi rekrutmen di sebuah perusahaan internasional Everell. Dimana penulis memakai sudut pandang orang pertama, dengan nama Karen Christabella atau biasa dipanggil Bella dalam novel ini. Kehidupan Bella yang tidak jauh dengan kehidupan orang-orang pada umumnya membuatku terbawa dalam alur kisahnya, sangat mengalir dan serasa seperti menjiwai pengalaman sendiri :3 heheh. Tapi, gak se-ekstrem yang Bella alami juga sih, apalagi dalam dunia kerja. Aku masih mahasiswa dan semester depan sudah masuk tingkat akhir.
Wanita karir seperti Bella yang punya karir cemerlang di Everell dihadapkan pada pilihan yang sulit dan bercabang-cabang, antara pekerjaan, keluarga, kesehatan, spiritualitas, dan teman-teman. Apalagi Everell memiliki project NEXT (New Enterprise Executive Training) yang bisa membuat siapa saja−yang memiliki kemampuan, akan berpeluang besar untuk memiliki jabatan yang lebih tinggi dan gaji yang besar. Siapa yang tidak tertarik untuk mengikutinya? Apalagi Bella adalah wanita yang begitu rajin dan cerdas. Meski awalnya tidak berniat untuk mengikuti program tersebut, tapi support dari rekan kerjanya, keluarga, dan tweet-tweet Miss Merry yang sangat pas dengan situasinya. Akhirnya Bella memutuskan untuk memilih mengikuti program tersebut. Ditambah oleh bujukan Bastian, pacarnya yang seorang pilot−yang meminta Bella untuk mengambil tawaran tersebut, supaya tabungan untuk pernikahan mereka nanti lebih cepat terpenuhi.

“You may be disappointed if you fail, but you are doomed if you don’t try.” (page 28)

“@MerryRiana: Lebih baik gagal dalam perjuangan meraih cita-cita daripada gagal tanpa pernah tahu rasanya berjuang.”

Namun, justru semenjak Bella masuk ke dunia NEXT, hidupnya jadi lebih banyak mengecewakan orang-orang yang ada di sekitarnya. Kehidupan yang dilempar-lempar seperti bola, dan dia harus tetap bertahan di atas agar tidak jatuh. Keluarga, kesehatan, sahabat, pacar semua diabaikan, bahkan hobinya menulis yang harus ia kubur untuk waktu yang lama. Bukan maksud mengabaikan sih.. Hanya Bella tidak punya pilihan, pekerjaannya di NEXT menuntutnya untuk tetap profesional. Sampai akhirnya dia harus menjalani ini semua dengan menguras emosi dan kekecewaan lantaran meng-ego-kan sebuah ambisi, ambisi agar bisa mendapatkan jabatan tinggi setelah pelatihan NEXT berakhir. Namun, semua itu melelahkan jiwa dan raganya. Sampai pada akhirnya Bella bertemu Merry Riana yang selama ini dia kagumi, Motivator Wanita nomor satu di Asia.

“Manusia tidak akan mengetahui kekuatan maksimalnya, sampai ia berada dalam kondisi di mana ia dipaksa kuat untuk bisa bertahan.” (page 93)

Karena bertemu Merry Riana, akhirnya Bella bisa menyadari dan menjawab sendiri apa yang seharusnya ia lakukan untuk hidupnya? Am I on the right path?

“Don’t chase after money; rather, chase your passion, and money will chase after you.”

Sangat sangat menyentuh dan menginspirasi, ada beberapa kesamaan yang aku alami dengan tokoh Bella ini. Yaitu dari Passion nya. Yak, aku juga ingin jadi penulis, bedanya Bella memang sudah jadi penulis dan sekarang dia sudah bisa menulis lagi seperti buku yang sedang aku review ini.

“Aku belum pernah meninggalkan zona nyaman, belum pernah diceburkan ke sungai berarus deras sehingga otot-ototku tidak terlatih.” (page 40)

Buku ini seperti sudah menyalakan lilin ku yang mati. Aku selalu memilih berada di zona nyaman tanpa ingin mencoba sesuatu yang mengujiku. Setelah membaca buku ini sekarang aku lebih termotivasi, buku ini seperti gambaran bekal untukku setelah lulus kuliah nanti, akan kemana tujuanku yang sesuai dengan passion? Sekarang aku juga berani untuk punya mimpi sejuta dolar. Mimpi sejuta dolar ku adalah menjadi penulis : )

5 bintang yang tidak cukup untuk menggambarkan betapa terinspirasinya aku setelah membaca kisah yang ditulis Debbie, tentang bagaimana ia bisa menjadi Debbie yang sekarang setelah mengenal sosok Merry Riana. Tapi, aku hanya menganggap ini sebagai inspirasi bukan sebagai patokan, masalah bagaimana dengan hidupku ke depannya hanya aku sendiri yang menentukan. Buku kehidupan yang sudah ku miliki sendiri.

Banyak sekali quotes yang sangat bagus, tapi tidak bisa aku tuliskan semua disini. Lebih baik baca bukunya langsung agar lebih puas mendapatkan nilai quotes nya : )
Berikut beberapa yang ku suka:
“Antara mimpi dan kenyataan, ada yang namanya kerja keras.”
“Jangan menyakiti hati orang lain. Seperti paku yang tertanam dalam kayu, walaupun bisa dicongkel tetapi akan berbekas selamanya.”
“Dalam menghadapi sebuah dilema, ada baiknya bertanya kepada diri sendiri: Apakah yang paling penting dalam hidupku saat ini?”
“Kecerdasan itu seperti celana dalam. Penting untuk dimiliki dan digunakan, tapi tidak perlu dipamerkan.”

Advertisements

3 thoughts on “Follow @MerryRiana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s