The Chronicles Of Audy: 4R

5fbc6-18080500
Judul Buku: The Chronicles Of Audy: 4R
Penulis: Orizuka
Penyunting: Tia Widiana
Penerbit: Penerbit Haru
Genre: Fiksi, Comedy-Romance, Remaja,
Terbit: Cetakan I, Juli 2013
Tebal: 320 halaman
ISBN: 978-602-7742-21-5
Harga: Rp 53.000

Hai Namaku Audy
Umurku 22 tahun
Hidupku tadinya biasa-biasa saja,
sampai kedua orangtuaku jatuh bangkrut karena ditipu

Aku hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar sarjanaku
Selangkah lagi
Tapi kedua orangtuaku rupanya tega merusak momen itu

Jadi sekarang di sinilah aku berada
Di rumah aneh yang dihuni oleh 4 bersaudara yang sama anehnya
Regan, Romeo, Rex dan Rafael

Aku, yang awalnya berpikir akan bekerja sebagai babysitter,
dijebak oleh kontrak sepihak dan malah dijadikan pembantu

Terdengar klise?
Mungkin, bagimu. Bagiku? Musibah!

Ini, adalah kronik dari kehidupanku
Yang mendadak jadi ribet.

Kronik dari seorang Audy
***

Family means no one gets left behind or forgotten – David Ogden Stiers

Kalimat pembuka ini pas sekali dengan kronik dari kehidupan Audy.
Audy, gadis asal Serang yang kuliah di UGM Yogyakarta−tinggal di kos-kosan—yang sudah tiga bulan ini ia menunggak bayar kosnya.
Ibu kos, si pemilik kamar terus-menerus menagih biaya kosnya Audy, tapi mau bagaimana lagi Audy tidak punya uang−ia hanya bisa mengucapkan janji saja. Disaat bersamaan, orangtua Audy mengabarinya lewat telepon kalau liburan kali ini anaknya tidak perlu pulang dulu (tidak ada uang unuk bayar kuliah, kosan, apalagi ongkos). Yup, semakin lengkaplah penderitaan Audy. lol

Tidak bisa pulang ke Serang, kosan tidak bisa bayar (tinggal menunggu ditendang bu kos saja ini sih), skrpisi yang sudah di depan mata−minta dikerjakan dan biayai, menggelayuti pundaknya. Oh beban pikirannya sangat bertumpuk.

Satu-satunya cara untuk meringankan beban ini adalah ia harus mencari kerja, dia harus mandiri. Ya, padahal sahabatnya (Missy) pasti akan menawarinya bantuan, dipinjamkan uang, atau tinggal di rumahnya. Tidak tidak! Audy tidak mau menjadi sahabat yang memberikan beban, dia ingin terus bersahabat sewajarnya dengan Missy : )

Well, karena itu Audy bisa sampai di rumah 4R. Dari lowongan kerja di koran, Audy akhirnya memilih pekerjaan sebagai babysitter yang keahliannya tidak perlu khusus-khusus amat. Dia toh masih kuliah, belum dapat gelar.

Rumah dengan kotak pos berukir 4R ini sangat misterius, karena dari tampilan rumah yang begitu tak terurus, juga penghuni rumahnya yang cowok semua. Regan, Romeo, Rex, dan Rafael.
Ke empat cowok kakak adik itu hidup tanpa orangtua, orangtua mereka meninggal karena kecelakaan mobil dua tahun yang lalu. Disinilah peran Regan, kakak pertama (usianya sekitar 25-27 tahun) bekerja sebagai lawyer yang jadwalnya cukup padat.

Gara-gara majikannya lawyer, Audy harus menandatangani kontrak kerjanya dengan pasal-pasal yang…yah, ternyata membuat dia terjebak. Mungkin kalau Audy baca dengan seksama surat perjanjian itu, dia tidak akan terbodohi.

Selain jadi babysitter ternyata Audy harus mengerjakan seluruh pekerjaan rumah lainnya. Bagaimana tidak, Regan yang bekerja dari pagi hingga malam, Romeo yang malesnya kebangetan (bahkan gak pernah mandi), Rex yang harus sekolah, belajar kelompok, dan lain sebagainya, dan terakhir Rafael anak 4,5 tahun yang harus dijaga (nakalnya kebangetan lagi).

Dengan sudut pandang orang pertama, Audy sebagai narator. Cerita ini sangat enak untuk dibaca. Karakter Audy yang ceria dan humble membuat keempat karakter cowok di rumah 4R itu bikin aku ketawa ngakak dan senyum-senyum sendiri. Ada juga yang mengharukan.. pokoknya gak nyesel udah baca. Ceritanya kebayang-bayang terus sampai bikin kangen (ini saya lebe banget ya *slap)

Regan misalnya, orangnya tegas, agak perhitungan. Tapi, dia baik dan ramah.
Romeo, orangnya santai, terlalu santai sampai ku sebut dia pemalas.
Rex, sikapnya dingin.
Rafael…, gabungan dari ketiga sifat kakaknya.

Yang membuat novel ini semakin menarik, tentu saja ada sisi romancenya. Hidup dengan empat mahluk ganteng, gimana Audy enggak terkena sindrom naksir coba? Siapapun yang ketemu cowok ganteng setiap hari bakal tumbuh rasa-rasa deh pastinya.

Seperti perasaan Audy pada Regan, pertama kali bertemu langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi, sayang sepertinya Regan… (baca sendiri kalau penasaran :p)
Romeo, yah, meskipun sama gantengnya, tapi orangnya absurd.
Rex, seperti ku bilang tadi−sikapnya dingin. Iya, dia tuh kalem, anak ABG yang masih 17 tahun ini bisa bikin Audy terpesona loh dengan kecerdasannya. (ehm, bikin aku terpesona juga sih. Dia tokoh favoritku disini *slapped* *saingan :p)
Rafael, sering buat Audy sebal dan repot. Pikirannya itu seperti bukan balita, pantas saja sih karena sehari-harinya dicekokin pengetahuan dewasa dari abang-abangnya.

Tulisan Orizuka di buku ini sangat enak sekali dibaca, mengalir, seperti si aku (Audy) itu adalah aku sendiri (si pembaca). Dia bisa membawa cerita yang intinya tentang skripsi Audy jadi tentang keempat cowok itu. haha Jadi gak usah takut bakal stress gara-gara mikirin skripsi (nunjuk diri sendiri).
Dibandingkan novel-novel sebelumnya yang pernah ku baca, novel yang satu ini yang cukup the best dan bikin aku jadi ngefans dengan karya kak Orizuka. Yap, gak usah ragu lagi. hehe

Ehem, meskipun proofreadingnya mas Ijul, masih ada typo juga. Sedikit sih.
p. 130: menggigir = menggigit
p. 210: jali = jadi
p. 308: mendecis = mendesis

Dari segi cover, keren! Bagus warnanya cokelat. Mengingatkanku pada kertas payung untuk sampul buku SD :p
Pinggiran bukunya juga unik, warna pink, tapi kertas dalamnya tetap normal kok warna putih.hihi
2013-10-19-10-03-19_deco

5 bintang untuk R3 😉

Nb. Anyway, novel ini berseri loh. Ending dalam buku ini pun…menggantung, tapi dengan penyelesaian yang berarti. Sangat ditunggu sekali seri keduanya.

Ps. Alhamdulillah WW #1 ku yang pengin bisa baca 4R1A ini terwujud, semoga buku yang jadi WW ku lainnya menyusul juga. Aamiin…
Thanks @yuki_yuchan yang sudah meminjamkan 😀

Advertisements

One thought on “The Chronicles Of Audy: 4R

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s