Eleanor & Park

20131210_084324

Judul Buku: Eleanor & Park

Penulis: Rainbow Rowell

Penerjemah: Sofi Damayanti

Penerbit: Phoenix Press (PT. Ufuk Publishing House)

Genre: Young Adult, Romance

Terbit: Cetakan I, November 2013

Tebal: 422 halaman

ISBN: 978 602 7689 49 7

Harga: Rp. 55.000,-

Blurb:

Eleanor itu gendut.

Dirinya pun berrpikir dia begitu…

Sebenarnya dia tidak segendut yang dipikirkannya

 pasti ku tidak semenjijikan itu.

 

Bono, vokalis U2, bertemu dengan istrinya di SMA kata Park.

Begitu pula Jerry Lee Lewis, jawab Eleanor.

Aku tidk bercnda, Park meyakinkan.

Tentu, Eleanor menambahkan, kita ini 16 tahun.

Bagaimana dengan Romeo dan Juliet?

Aku mencintaimu, Park mengatakan.

Karena itulah… jawab Eleanor.

Aku tidak bercanda, katanya.

Kamu memang tidak boleh bercanda.

Review:

Novel karya Rainbow Rowell yang mendapatkan penghargaan The New York Times Bestseller dan Buku Fiksi Terbaik Boston Globe Book Award 2013 ini menceritakan tentang seorang gadis dan lelaki remaja berumur 16 tahun, bernama Eleanor dan Park. Gadis yang ada dalam cerita ini tidak mainstream, sangat berbeda dari tokoh-tokoh utama dalam fiksi yang kebanyakan menggambarkan gadis sempurna, setidaknya dari segi fisik. Sementara Eleanor ini gadis yang besar, namu tidak gemuk berlebihan, rambutnya keriting dengan warna merah seperti nyala api, juga wajahnya yang putih pucat dengan bintik-bintik merah disekitarnya. Cara berpakaiannya juga aneh, sedikit tomboy dengan seringmya memakai celana panjang besar dan kemeja kotak-kotak. Tak heran jika dia sering jadi bahan olokan teman-teman sekolahnya, terutama oleh Tina yang begitu sering membully-nya. Eleanor adalah gadis yang cukup pendiam dan sensitif, namun ada sisi cueknya ketika Tina dan temannya sering membully-nya.

Eleanor memang murid baru di sekolah, dia tidak punya teman, sampai akhirnya ia bertemu Park, laki-laki Asia yang tidak sama seperti teman-temanya yang lebih suka mengolok-oloknya. Lelaki Asia itu tampak bodoh dengan hanya diam dan tiba-tiba saja menawari tempat duduk bagi Eleanor saat di bus sekolah. Sebenarnya tidak secara langsung menawari, hanya saja dengan sebuah isyarat—Park menggeser tempat duduknya.

Lama-lama hal itu rutin terjadi, Park duduk bersama Eleanor setiap hari di bus sekolah. Dia sedikit menyesal dengan sikapnya itu, sekarang dia merasa ikut dipermalukan. Namun, tak berlangsung terlalu lama, dari kebersamaan dalam bus sekolah setiap hari pulang pergi, meskipun dari awal hanya bisa saling diam dan hening, tiba-tiba saja obrolan terjadi, obrolan mengenai komik, musik, yang akhirnya membuat mereka bisa saling mengenal. Tak terlalu buruk bagi Park, begitu pula bagi Eleanor.

Setiap hari saling bertukar pikiran mengenai buku-buku yang pernah dibaca, juga lagu-lagu yang disuka. Semua begitu alami terlewati, sampai akhirnya ada rasa candu dan rindu diantara mereka. Park dan Eleanor saling menyukai, saling tertarik dengan kelebihan dan kekuarangan masing-masing. Entah apa yang dilihat Park dari Eleanor, dan apa yang dirasakan Eleanor sehingga percaya Park berbeda dengan teman-temannya yang lain.

“Eleanor benar. Dia tidak pernah terlihat cantik. Dia terlihat seperti seni, dan seni tidak harus terlihat cantik, melainkan membuatmu merasakan sesuatu.” (Page 211)

Hubungan mereka semakin dekat, bahkan menurutku terlalu dekat untuk seusia mereka yang masih remaja 16 tahun. Well, karena ini novel luar jadi sepertinya sah-sah saja, karena kehidupan pergaulan bebas disana cukup banyak.

Selain menceritakan mengenai kisah cinta, novel ini juga menyuguhkan kisah kekeluargaan, yang mana merupakan kunci dari tersulutnya konflik dalam novel ini. Eleanor adalah anak pertama dengan empat orang adik, tinggal bersama ibu kandungnya dan ayah tirinya, Richie. Richie ayah tiri yang kasar, suka mabuk dan tidak menyukai Eleanor.

“Jika kau tidak dilahirkan di Rumah Susun (jika keluargamu tidak mundur sepuluh generasi yang lalu, jika orangtuamu tidak punya buyut yang sama) kau hanyalah orang asing.” (Page 288)

Kesulitan Eleanor tidak pernah ada habisnya, entah di sekolah apalagi di rumah. Semenjak bertemu dengan Park-lah dia merasa beruntung.

Sementara itu, keluarga Park cukup ideal, dengan ibunya yang orang Korea dan ayahnya yang orang Irlandia, dengan satu orang adik laki-laki yang tidak terlalu membuatnya repot. Namun, siapa bilang Park tidak punya masalah? Park juga memilikinya. Seperti apa masalah yang Elanor dan Park hadapi, dan bagaimana hubungan cinta mereka? Silahkan baca sendiri novelya x)

Novel yang cukup membekas dihati, campur aduk rasanya. Kisah cinta remaja yang tidak biasa dan konflik keluarga yang cukup menguras emosi.

Ada beberapa typo seperti salah menyebutkan nama tokoh dalam narasi ataupun dialog, tapi tidak mengurangi kenyamanan untuk membacanya. Dan terjemahannya juga lumayan baik menurutku. Sayangnya dari segi cover terjemahan tidak masuk kategori cover favoritku, dengan gambar cowok dan cewek yang nggak ada mirip-miripnya dengan tokoh Eleanor dan Park, lebih bagus cover aslinya saja yang dipakai.

Ini cover aslinya:

4 bintang untuk jendela yang begitu sering jadi saksi : )

About Author:

Rainbow Rowell writes books.

Sometimes she writes about adults (Attachments and Landline).

Sometimes she writes about teenagers (Eleanor & Park and Fangirl).

But she always writes about people who talk a lot. And people who feel like they’re screwing up. And people who fall in love.

When she’s not writing, Rainbow is reading comic books, planning Disney World trips and arguing about things that don’t really matter in the big scheme of things.

She lives in Nebraska with her husband and two sons.

source: http://rainbowrowell.com/

Ps. Dapat buku ini seneng banget… dari riddle SS yang kuposting bulan lalu itu, aku menebak bahwa SS ku adalah…

Launa Rissadia

Semoga tebakan ku benar ^^

Advertisements

20 thoughts on “Eleanor & Park

  1. astrid.lim says:

    hmmm sama, aku juga suka tapi nggak favorit banget. masih nggak sreg sama sikap ortunya park pas biarin anaknya pergi bawa eleanor di akhir buku. anyway, semoga bener ya tebakannya..

  2. launarissadia says:

    Hahaha tepat sekali! Iya aku Santa kamu. Riddle-nya gampang ya? :p Waktu itu bingung mau bikin riddle apa soalnya pertama kalinya ikutan SS dan kejar-kejaran sama waktu juga. Alhasil riddle-nya kaya gitu deh. 😀

  3. irienari says:

    haha…tapi kreatif banget riddle km. sebenernya aku menebak-nebak aja, soalnya masih bingung dengan jumlah huruf itu ><
    yang bikin aku yakin kalau itu km, karena ada nomor digit yang mirip sama nomor member bbi, pas dicocokin ternyata ada XD haha

    btw, thanks ya bukunya, aku suka 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s