Book Review: The Evolution Of Calpurnia Tate by Jacqueline Kelly

20150124_075956
Translator: Berliani M. Nugrahani
Editor: Nady Andwiani
Proofreader: Nani
Genre: Young Adult, Children: Middle Grade, Parenting, Historical Fiction
More: Goodreads
Rating: 4

Buku yang sudah lama saya timbun sejak tahun 2012 ini akhirnya selesai juga dibaca. Yang membaca opini bareng bertema ekspektasi saya bulan lalu pasti tidak asing dengan buku ini. Awalnya saya memang berekspektasi bahwa buku ini bergenre science fiction, tapi ternyata bukan.

Buku ini bercerita tentang seorang gadis berumur 11 tahun dari Fentress, Texas. Calpurnia Virginia Tate atau Callie Vee namanya. Ia anak ke empat dari tujuh bersaudara, satu-satunya anak perempuan dari pasangan Alferd dan Margaret. Keenam saudaranya laki-laki dengan tiga kakak: Harry, Sam Houston, dan Lamar, serta adik laki-laki: Travis, Sul Ros, dan Jim Bowie (J.B). Ayahnya adalah pemilik pabrik pengolahan kapas dan perkebunan pecan.

Callie anak yang lincah, suka dengan alam, dan benci harus berlatih piano, memasak, dan membuat kerajinan tangan. Sepanjang harinya ia selalu bersama dengan kakek mencari spesimen-spesimen baru, menelitinya, dan membuat beberapa eksperimen.  

Awalnya Callie tidak dekat dengan kakek, bahkan bisa dibilang tidak saling mengenal, saudara-saudaranya pun begitu. Hal ini lantaran kakek memang sangat suka menyendiri di laboratorium dan perpustakaan di belakang rumah. Berkat kesukaan Callie berbaur dengan alam, ia pun tertarik dengan keinginan yang serupa dengan kakek, menjadi naturalis.


(pic source: here)

Memangnya apa sih arti naturalis? Aku tidak yakin, tapi aku memutuskan untuk menghabiskan sisa musim panasku dengan menjadi seorang naturalis. Jika menjadi naturalis berarti menuliskan apa pun yang dilihatnya di sekitar, maka aku bisa melakukannya. Lagi pula, setelah mendapat tempat untuk menuliskan pengamatanku, aku menjadi lebih banyak memperhatikan hal-hal lain. (page 13-14)

Dari rasa ingin tahunya yang tinggi dengan apa yang dilihatnya yaitu belalang besar berwarna kuning yang tidak pernah ia lihat sebelumnya, Callie pun memutuskan mendekati kakeknya. Dekat dengan kakek dan ikut bersama-sama belajar setiap hari, pergi ke sungai dan semak-semak belukar.  

Dari ke enam saudara laki-lakinya, Callie paling dekat dengan Harry, kakak sulungnya yang berumur 18 tahun. Selain tampan, Harry lelaki penyayang, sehingga Callie merasa nyaman dengannya. Harry pun satu-satunya kakak yang mendukungnya menjadi naturalis.   Lain dengan Harry, ibunya justru tidak suka dengan kesenangan Callie akan dunia sains. Margaret menginginkan anaknya menjadi perempuan yang anggun, bisa bermain piano, sehingga ia pun mengikutkan Callie les piano dengan gurunya yang super galak bernama Miss Brown. Selain itu, Callie juga diwajibkan belajar membuat kerajinan tangan di sekolah maupun di rumah. Tidak cukup itu, ia juga harus belajar memasak dari Viola, koki di rumah mereka. Callie benar-benar dituntut menjadi permpuan yang harus siap kapan saja untuk menjadi seorang istri.

Habiskanlah setiap waktumu dengan penuh kesadaran. (page 110)

Sesuai dengan judulnya, Callie berevolusi karena kecintaannya dengan dunia sains dan kewajibannya mematuhi keinginan ibunya. Terkadang ia pun harus rela dibanding-bandingkan dengan sahabat dekatnya, Lula Gates. Tapi Callie yang ceria tidak pernah merasa sedih dan benci. Ia gadis polos yang hanya menikmati dunianya. Selagi ia masih anak-anak, bukan kah itu wajar? Ibunya memang agak menyebalkan.  

Seceria-cerianya Callie, ia juga bisa sedih kalau Harry dan kakeknya jauh darinya. Apa penyebabnya? Baca saja bukunya 😉  

Menurutku, membaca buku itu adalah cara yang jauh lebih efektif untuk menyerap isinya. (page 117)

Ini benar-benar di luar ekspektasi saya, cerita dalam buku ini tidak seberat bahasa-bahasa naturalis. Ceritanya justru ringan mengenai perbedaan keinginan Callie dan ibunya. Dan saya sangat menikmati gaya tulisannya.  

Published: November 2010
Publisher: Matahati
Pages: 383
About Author:
Jacqueline Kelly dilahirkan di New Zealand dan dibesarkan di bagian barat Kanada. Saat ini dia memiliki rumah bersama suaminya dan bermacam-macam anjing dan kucing di Austin serta Fentress, Texas. Dia berpraktik sebagai dokter dan pengacara. Ini adalah novel pertamanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s