Book Review: InsyaAllah sah by Achi TM


Publisher: PT Gramedia Pustaka Utama
Published: April, 2015
Genre: Religi, Romance, Young Adult
Pages: 328
More: Goodreads
Rating: 4


Berkisah tentang seorang perancang busana seksi, Silviana, yang terjebak di dalam lift bersama seorang lelaki alim bernama Raka. Keduanya sedang berada di kantor Dion, pacar dari Silviana. Silviana saat itu sedang terburu-buru menemui Dion untuk meminta maaf karena tidak bisa menepati janji bertemu lantaran ia sibuk mengurusi pelanggannya. Rasa bersalah Silviana semakin menjadi mengingat janji temu itu adalah rencana Dion untuk melamarnya. Tapi sekarang, sialnya Silviana terjebak dalam lift yang macet, gelap dan sempit dengan hanya berdua bersama lelaki yang baru dilihatnya di kantor Dion. Untungnya Raka itu lelaki yang alim, tidak menggunakan kesempatan dalam kesempitan saat situasi darurat seperti ini. Raka justru banyak berdzikir dan jauh-jauh dari Silviana.

Bagian cerita tersebut ada dalam bab prolog, penulis dengan mahir sudah menyuguhkan konflik yang menggugah selera pembaca, saya pribadi dibuat penasaran terus-terusan di setiap babnya. Konflik yang menimpa Silviana bisa saja terjadi pada orang-orang di sekeliling kita, senang memakai pakaian feminim yang seksi, senang berpacaran, dan paling risih kalau diceramahin.

Seperti yang dialami oleh Silviana setiap kali ia ingin bermesraan dengan Dion selaalu saja muncul Raka. Sosok Raka sendiri seperti sahabatnya, Kiara, yang selalu mewanti-wantinya agar tidak lama-lama berpacaran, juga selalu mengingatkan Silviana agar mau berhijab. Sosok Kiara sendiri memang sangat dibutuhkan dalam cerita berbau islami seperti ini, dan yang membuat saya suka adalah karakternya yang tidak kaku dan menggurui, jadi sosok Kiara ini banyaklah ditemui di sekeliling kita. Kehadiran sosok Gina, adik dari Silviana juga menjadikan novel ini begitu manusiawi..

Tidak memakai make up lengkap, rasanya seperti memakai daster bolong di tengah pasar. (page 118)

Di pertengahan cerita, Silviana harus menghadapi situasi yang sulit di mana cinta dan keyakinan bertarung dalam batinnya. Sementara itu, Raka yang selalu muncul dihadapannya diam-diam mulai membuatnya salah tingkah.

InsyaAllah sah adalah novel pertama yang saya baca di awal tahun 2016, sudah dari bulan lalu, hanya saja baru sempat saya review di bulan ini. Sebagai pembuka bacaan, saya merasa mood baca saya kembali meningkat, novel ini bisa dibilang pengantar yang baik untuk saya bisa rajin membaca buku-buku lainnya. Dengan gaya bahasa yang modern, novel islami ini bisa menembus semua target pembaca, baik remaja maupun dewasa karena pesan moralnya sangat bagus sekali tanpa ada sedikit pun kesan menggurui. Novel ini pun mampu menghidupkan mood baca saya. Jadi, semoga saja penulis segera menerbitkan bukunya lagi.

Tapi tetap saja, rasa rindu itu sakitnya di sini… di dada ini, lebih sakit daripada mengira lengkuas adalah daging dlam timbunan rendang. (page 102)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s