Opini Bareng: Setting dalam Buku


“Bagaimana penulis menuliskan latar buku yang kamu baca? Apakah membuatmu dapat membayangkan tempat itu pada waktu itu?”

Sejauh ini saya bisa membayangkan, meskipun mungkin tidak sesuai dengan imaji penulis. Tetapi, setiap pembaca mempunyai deskripsi masing-masing tentang latar yang dibayangkannya. Jadi, dalam sebuah cerita deskripsi latar sangat penting sekali ditulis karena merupakan kekuatan dari sebuah cerita itu sendiri.

Baiklah, saya akan menuliskan top 3 tentang latar dalam buku yang saya favoritkan, di antaranya yaitu: Continue reading

Advertisements

Opini Bareng: Realita Sosial


“Pernah merasa buku yang kamu baca sangat jauh dari kenyataan? Sangat sesuai dengan kenyataan? Kemungkinan akan menjadi kenyataan dalam waktu dekat?”

Pernah. Salah satunya adalah novel ‘Pulang karya Leila S. Chudori’ yang memang sesuai dengan tema baca bareng bulan Mei. Dari novel Pulang saya menemukan realita latar belakang sejarah yang diambil, juga realita yang diambil dari  ciri khas orang-orang Indonesia yang mempunyai berabagai macam bahasa dan budaya, baik dari makanannya, pakaiannya, dan sopan santunnya.


Sejarah memang sesuatu yang dekat dengan realita karena persitiwa yang sudah terjadi dan tak bisa dirubah, berbeda dengan beberapa genre novel yang mungkin mengambil tema fantasi yang tentunya jauh dari kenyataan. Mungkin ada beberapa buku yang berkisah tentang perlatan-peralatan atau benda-benda canggih di masa depan, seperti Phalanaxifor dalam TFIOS yang mungkin saja kedepannya akan ada obat seperti itu.

Untuk saya pribadi, buku fiksi memperlihatkan banyak hal yang luar biasa. Dengan membaca sebuah kisah, entah itu realita atau bukan kadang saya tidak peduli, karena setiap kisah memiliki kehidupan nyata tersendiri di hati saya sebagai pembaca.

Sampai jumpa di Opini Bareng bulan depan!^^

by.irnari🍅

Opini Bareng: Hubungan dengan Pembaca


Apakah kamu pernah merasa terhubung dengan suatu bacaan? Apakah kamu pernah mendapati buku yang pesan moralnya sama sekali bertentangan dengan pendapatmu? Bagaimana menyikapinya?

Pernah. Saya pernah merasa terhubung dengan sebuah tulisan dalam buku, baik itu fiksi maupun nonfiksi. Saya merasa ikut berada dalam tulisan tangan si penulis. Biasanya ini terjadi dengan gaya penulisan si penulis itu sendiri yang menggunakan sudut pandang orang pertama. Beberapa novel yang membuat saya merasakan ada hubungannya dengan cerita adalah Follow @MerryRiana, The Fine Art of Small Talk, Langkah Sejuta Suluh.

Ketiga buku ini punya satu kesamaan, selain karena sudut pandang orang pertama yang bercerita, juga karena buku ini bersifat memotivasi, merubah pola pikir saya tanpa terkesan menggurui. Berbeda dengan beberapa buku fiksi yang membuat saya merasa terhubung karena kisah yang dituliskan seperti gambaran dalam kehidupan saya sendiri. Continue reading

Posting Bareng: BBI membuat saya berubah!!

Halo, selamat tanggal 13 April!← ini harusnya diposting kemarin, tapi karena mati lampu jadi terposting sekarang–”

Bertemu lagi di Posting Bareng BBI. Kali ini ada yang berbeda lho dari PosBar di bulan ini, bukan tentang Opini Bareng, bukan juga Baca Bareng. Bedanya adalah sangat spesial, spesialnya apa? Yaaa, benar!! Ulang Tahun Blogger Buku Indonesia aka BBI yang ke-4 😀 Continue reading

Opini Bareng/ Alur Cerita: Suka Suka

Alur adalah rangkaian cerita yang dibentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalin sebuah cerita yang dihadirkan oleh para pelaku dalam suatu cerita. (rumpunnektar.com)

“Apakah kamu tipe yang ingin alur cerita maju teratur/melompat-limpat? Buku dengan alur yang paling menyenangkan dan paling menyebalkan yang pernah kamu baca?” (BBI)

Sewaktu masih sekolah dulu siapapun pasti pernah belajar mengenai alur atau plot dalam pelajaran  Bahasa Indonesia. Alur atau plot ini umumnya kita kenal ada tiga jenis, yaitu Alur maju (Progresif), Alur mundur (Regresif), dan Alur maju mundur (Campuran). Pembahasan mengenai alur akan cukup panjang, tapi karena saya belum cukup ilmu untuk menjelaskannya, maka kita bisa buka-buka lagi buku pelajaran Bahasa Indonesia masing-masing. 😉

Sebenarnya mau alur cerita maju, mundur, maupun campuran, saya suka-suka saja. Yang penting bagaimana si penulis memaparkan ceritanya dengan baik, yakni mudah dicerna atau dimengerti maksudnya oleh pembaca. Continue reading

Opini Bareng/ Karakter Tokoh Utama: Top 5 The Best Characters I Like


Halo, bertemu lagi dengan postingan Opini Bareng di bulan Februari, yang kali ini temanya membahas tentang Karakter Tokoh Utama. Bulan lalu saya sudah membahas mengenai Ekspektasi terhadap sebuah buku (di sini).  

Setiap orang punya kenyamanan masing-masing dalam memilih karakter tokoh utama yang disukai. Semua itu tergantung selera dan pendapat sehingga tidak ada yang salah dan benar dalam masalah ini. Baiklah untuk mempersingkatnya saya urutkan menjadi top 5 di bawah ini: Continue reading