Book Review: Memetik Matahari by Agung Adiprasetyo

Author: Agung Adiprasetyo
Genre: Non Fiksi, Motivasi
Published: Cet. III, January 2014
Publisher: Buku Kompas (PT Kompas Media Nusantara)
Pages: xiv + 208
Rating: 3

Inspirasi dari Orang-orang yang Melihat Terang dalam Hidupnya


SIKAP HIDUP, pola pikir, dan kebiasaan adalah faktor-faktor yang sangat berperan menentukan sukses atau kegagalan seseorang. Sukses hanya milik mereka yang bersikap positif dan optimistis dalam menjalani kehidupan. Sebaliknya, mereka yang bersikap negatif dan pesimistis, yang selalu melihat sesuatu hanya pada sisi gelapnya, besar kemungkinan hanya bakal jadi pecundang.

Buku berisi butir-butir buah perenungan Agung Adiprasetyo–CEO Kompas Gramedia–yang ingin berbagi pengalaman; inspirasi, dan sekaligus menularkan motivasi positif pada siapa saja yang bercita-cita meraih sukses dalam karier, di mana pun ia berkarya.

Buku ini berisi cerita-cerita dan opini-opini yang menginspirasi pembaca dari sudut pandang penulisnya langsung. Kita akan disuguhkan bagaimana memahami sikap kita dalam mengejar yang namanya kesuksesan. Sikap-sikap tersebut ternyata banyak sekali kelompoknya, banyak dengan contoh-contoh nyatanya seperti yang penulis uraikan di buku ini. Continue reading

Opini Bareng: Setting dalam Buku


“Bagaimana penulis menuliskan latar buku yang kamu baca? Apakah membuatmu dapat membayangkan tempat itu pada waktu itu?”

Sejauh ini saya bisa membayangkan, meskipun mungkin tidak sesuai dengan imaji penulis. Tetapi, setiap pembaca mempunyai deskripsi masing-masing tentang latar yang dibayangkannya. Jadi, dalam sebuah cerita deskripsi latar sangat penting sekali ditulis karena merupakan kekuatan dari sebuah cerita itu sendiri.

Baiklah, saya akan menuliskan top 3 tentang latar dalam buku yang saya favoritkan, di antaranya yaitu: Continue reading

[Baca Bareng] Book Review: Galila by Jessica Huwae


Tema Baca Bareng: Budaya dan Setting Indonesia

Author: Jessica Huwae
Genre: Fiction, Romance
Published: March 2014
Publisher: PT. Gramedia Pustaka Utama
Pages: 336
Rating: 3

“Hanya Galila?”

“Tanpa nama belakang.”

Berusaha mengubur masa lalu dengan meniti karier hingga menjadi diva negeri ini, Galila justru dipaksa menghadapi kenangan itu lagi tepat ketika hidupnya mulai bahagia: Prestasi gemilang, nama tersohor, dan Eddie, pria yang ia cintai, akan menikahinya.

Ia pun kembali ke pulau asalnya jauh di timur Indonesia. menyelami lagi jejak masa silam yang membentuk dirinya sekarang. Menengok kampung halaman yang sempat luluh lantak akibat kerusuhan antaragama. Bertanya pada diri sendiri, apakah perempuan tanpa nama belakang dan masa lalu seperti dirinya masih memiliki masa depan? (more)

Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan alur maju mundur. Bercerita tentang Galila perempuan asal Saparua, Ambon yang merantau ke ibukota, tempat di mana ajang Indonesia Mencari Diva berada. Galila memenangkan kontes tersebut dan tidak berapa lama kariernya langsung melejit di bawah naungan Magda sebagai manajernya. Continue reading

Book Review: Bastian dan Jamur Ajaib by Ratih Kumala


Author: Ratih Kumala
Genre: Fiction, Fantasy Romance, Asian Literature, Short Story
Published: 2014
Publisher: PT. Gramedia Pustaka Utama
Pages: 124
Rating: 3

Jamur ini bukan sembarang jamur. Jamur ini mampu membuka luka hati siapa pun yang memakannya. Buku ini bukan sembarang buku. Buku ini mampu membuka dunia imajinasi yang penuh makna. (more)

Buku ini berisi kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh Ratih Kumala. Ada 13 judul cerita yang beberapa di antaranya pernah dipublikasikan di media. Bastian dan Jamur Ajaib adalah salah satu cerpen yang baru dibuat Ratih, sekaligus memang jadi judul utama buku ini. Judulnya memang sangat menarik dan memikat karena kata “ajaib” dalam cerita mengandung hal-hal yang berbau fantasi. Continue reading

Opini Bareng: Realita Sosial


“Pernah merasa buku yang kamu baca sangat jauh dari kenyataan? Sangat sesuai dengan kenyataan? Kemungkinan akan menjadi kenyataan dalam waktu dekat?”

Pernah. Salah satunya adalah novel ‘Pulang karya Leila S. Chudori’ yang memang sesuai dengan tema baca bareng bulan Mei. Dari novel Pulang saya menemukan realita latar belakang sejarah yang diambil, juga realita yang diambil dari  ciri khas orang-orang Indonesia yang mempunyai berabagai macam bahasa dan budaya, baik dari makanannya, pakaiannya, dan sopan santunnya.


Sejarah memang sesuatu yang dekat dengan realita karena persitiwa yang sudah terjadi dan tak bisa dirubah, berbeda dengan beberapa genre novel yang mungkin mengambil tema fantasi yang tentunya jauh dari kenyataan. Mungkin ada beberapa buku yang berkisah tentang perlatan-peralatan atau benda-benda canggih di masa depan, seperti Phalanaxifor dalam TFIOS yang mungkin saja kedepannya akan ada obat seperti itu.

Untuk saya pribadi, buku fiksi memperlihatkan banyak hal yang luar biasa. Dengan membaca sebuah kisah, entah itu realita atau bukan kadang saya tidak peduli, karena setiap kisah memiliki kehidupan nyata tersendiri di hati saya sebagai pembaca.

Sampai jumpa di Opini Bareng bulan depan!^^

by.irnari🍅

[Baca Bareng] Book Review: Pulang by Leila S. Chudori



Author: Leila S. Chudori
Genre: Historical Fiction, Romance, Adult
Published: Cet. I, December 2012
Publisher: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Pages: viii + 464
Rating: 4

Paris, Mei 1968.
Ketika gerakan mahasiswa berkecamuk di Paris, Dimas Suryo, seorang eksil politik Indonesia, bertemu Vivienne Deveraux, mahasiswa yang ikut demonstrasi melawan pemerintah Prancis. Pada saat yang sama, Dimas menerima kabar dari Jakarta: Hananto Prawiro, sahabatnya ditangkap tentara dan dinyatakan tewas.

Di tengah kesibukan mengelola Restoran Tanah Air di Paris, Dimas bersama tiga kawannya, Nugroho, Tjai, dan Risjaf-terus menerus dikejar rasa bersalah karena kawan-kawannya di Indonesia dikejar, ditembak, atau menghilang begitu saja dalam perburuan peristiwa 30 Spetember. Apalagi dia tak bisa melupakan Surti Anandari-isteri Hananto-yang bersama ketiga anaknya berbulan-bulan untuk diinterogasi tentara.

Jakarta, Mei 1998.
Lintang Utara, puteri Dimas dari perkawinan dengan Viviene Deveraux, akhirnya berhasil memperoleh visa masuk Indonesia untuk merekam pengalaman keluarga korban tragedi 30 Sepetember sebagai tugas akhir kuliahnya. Apa yan terkuak oleh Lintang bukan sekedar masa lalu ayahnya dengan Surti Anandari, tetapi juga bagaimana sejarah paling berdarah di negerinya mempunyai kaitan dengan Ayah dan kawan-kawan ayahnya.Bersama Segara Alam, putera Hananto, Lintang menjadi saksi mata apayang kemudian menjadi kerusuhan terbesar dalam sejarah Indonesia: kerusuhan Mei 1998 dan jatuhnya Presiden Indonesia yang sudah berkuasa selama 32 tahun.

Pulang adalah sebuah drama keluarga, persahabatan, cinta, dan pengkhianatan berlatar belakang tiga peristiwa bersejarah: Indonesia 30 Spetember 1965, Prancis Mei 1968, dan Indonesia Mei 1998.

Empat pilar tanah air adalah pemilik dari restoran tanah air Indonesia di Paris. Empat, karena mereka terdiri dari empat orang, yaitu Dimas Suryo, Nugroho, Tjai, dan Risjaf. Mereka bukanlah orang-orang kaya yang berprofesi pengusaha di Paris, mereka adalah orang-orang yang kehilangan identitas sejak kekisruhan 30 S PKI di Indonesia. Tahun 1965, ketika Dimas dan Nugroho diundang menghadiri konferensi International Organization of Journalists di Santiago, Cile. Dimas dan kawan-kawannya dianggap terlibat dalam golongan PKI karena tertangkapnya Hananto, sahabatnya Dimas dan kawan-kawannya itu. Continue reading

BOOK HAUL: Maret-April-Mei


Ini postingan yang sudah lama sekali saya simpan di draft karena menunggu paketan buku yang belum juga datang, tapi setelah sebulan akhirnya buku itu datang juga. haha 😀

Hal yang paling disukai oleh saya dan pecinta buku manapun pastinya adalah mendapatkan buntelan buku. Jadi book haul kali ini akan banyak disponsori oleh buntelan, dan sebuah buku yang sudah cukup langka/sulit dicari di rak toko buku daerah saya saat ini.

Baiklah, langsung saja saya pretelin satu-satu buku apa saja yang saya dapatkan selama dua bulan terakhir ini. Continue reading