Katarsis


Judul Buku: Katarsis
Penulis: Anastasia Aemilia
Editor: Hetih Rusli
Desain & Illustration Cover: Staven Andersen
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: Psychology Thriller
Terbit: April, 2013
Tebal: 264 Halaman
ISBN: 978-979-22-9466-8
Harga: Rp 45.000

Rating: 4 Bintang


Continue reading

Advertisements

Autumn Once More

17725142Judul Buku: Autumn Once More
Penulis: aliaZalea, Anastasia Aemilia, Christina Juzwar, Harriska Adiati, Hetih Rusli, Ika Natassa, Ilana Tan, Lea Agustina Citra, Meilia Kusumadewi, Nina Addison, Nina Andiana, Rosi L. Simamora, dan Shandy Tan
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Genre: M-pop
Terbit: Cetakan I, April 2013
Tebal: 232 halaman
ISBN: 978-979-22-9471-2
Harga: Rp. 40.000,-

Cinta : suka sekali; sayang benar; kasih sekali; terpikat.

Aku bahagia dan kepedihan dalam cinta. Cintabyang terpendam menimbulkan resah, pengkhianatan pun tak lepas dari cinta, atau bahkan cinta berlebihan sehingga menyesakkan. Galau dan rindu pun dituturkan dalam ribuan kata di buku ini.
AUTUMN ONCE MORE membawa kita ke banyak sisi cinta dari kumpulan pengarang, mulai dari pengarang profesional hingga editor yang harus jadi pengarang “dadakan” dan menunjukkan kreativitas mereka dalam tema abadi sepanjang masa.
Inilah tumpahan rasa dan obsesi karya aliaZalea, Anastasia Aemilia, Christina Juzwar, Harriska Adiati, Hetih Rusli, Ika Natassa, Ilana Tan, Lea Agustina Citra, Meilia Kusumadewi, Nina Addison, Nina Andiana, Rosi L. Simamora, dan Shandy Tan.

Waktu pertama kali tahu GPU akan menerbitkan kumcer ini, aku sangat excited..karena ada salah satu penulis yang sangat ku sukai, Ilana Tan. Selain itu dua nama yang sudah tidak asing lagi bagiku, Ika Natassa dan Aliazalea yang novelnya cukup banyak digemari dan terbilang penulis yang profesional dan produktif. Akhirnya aku bisa beli juga buku ini, meski pada akhirnya ke excited an saya tak terbayar setelah membaca kumcer ini. Yang mengecewakan adalah justru ketiga penulis yang saya nanti-nantikan membuat cerpen bagus itu malah ceritanya biasa saja, tidak begitu menonjol. justru penulis-penulis lain yang dibilang jadi penulis dadakan itu memiliki cerita yang lebih menarik dan aku suka. Entah kenapa mungkin memang tiga penulis itu lebih cocok nulis novel, cerpen mereka sangat menggantung, seperti hanya mengambil potongan kejadian dari sebuah novel.
Berikut beberapa cerpen yang kusuka di buku ini:
– Love is verb
More than words. Is all you have to do to make it real. Then you wouldn’t have to say, that you love me. Couse I’d already know.
– Perkara bulu mata
Aku suka dengan persahabatan Vira, Lilian, Jojo, dan Albert. Meski perkara bulu mata bikin aku geli sendiri. Kok bisa? haha welcome to the club my friend 😉
– The unexpected surprise
Meski ini buku metropop, aku suka ada nilai-nilai attitude tentang hubungan anak dan orangtua. Dalam cerita ini aku mendapat pelajaran bahwa jangan mikirin diri sendiri sudah merasa paling bener, feel orangtua gak pernah salah, mereka lebih berpengalaman, meski yang kita judge itu kenyataan. Tapi orang tua kita jelas lebih tahu. Their feeling are never wrong.
– Senja yang sempurna
Nah ini nih cocok banget dibaca ama cowok. hihi.. nyesek…nyesek deh :p

Anyway, untuk cerpen mba ika “critical eleven” sebenarnya menarik, cuma aku masih gak ngeh dengan endingnya.. overall, aku emang selalu suka diakhir setiap sudah membaca karya mba ika (maksudnya harus dibaca dua kali). Aku suka dengan gaya tulisannya yang begitu alami bercerita dengan mencampurkan dua bahasa.
Meski kurang puas dengan kumcer ini, dipikir-pikir aku gak menyesal tuh sudah membelinya karena semua royalti penjualan buku ini akan disumbangkan ke Dana Kemanusiaan Kompas untuk membantu sesama kita…
Terakhir, tidak lupa aku kasih rate untuk kumcer ini 3 bintang saja ^^