Fangirl



Judul Buku: Fangirl
Penulis: Rainbow Rowell
Penerjemah: Wisnu Wardhana
Design Cover: Bambang “Bambi” Gunawan Terbit: November 2014
Penerbit: Penerbit Spring
Genre: Romance, Contemporary, Young Adult
Tebal: 456 halaman
ISBN: 978-602-71505-0-8
Bisa beli di: OwlBookStore

Rating: 4 Bintang

Blurb: (more)

Review:
Tokoh utama dalam novel ini adalah Cath yang memiliki saudara kembar bernama Wren. Meskipun kembar identik mereka tetap punya perbedaan, hal yang paling mencolok adalah gaya dan sifat-sifatnya. Cath cenderung introvert, kutu buku, dengan style kacamata dan rambut panjang diikat ekor kuda. Sedangkan, Wren adalah tipe extrovert dengan gaya lebih fashionable dengan rambut pendeknya. Continue reading

Advertisements

Twenties Girl


Judul Buku: Twenties Girl
Penulis: Sophie Kinsella
Penerjemah: Nurkinanti Laraskusuma
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Cetakan I, Juni 2010
Genre: Romance, Chick Lit, Fantasy, Contemporary
Tebal: 564 halaman
ISBN: 978-979-22-5872-1

Rating: 4 Bintang

Blurb:
Review:

L&N Executive Recruitment adalah bisnis headhunters yang digawangi oleh Lara dan Natalie. Natalie yang merupakan sosok penggagas ide dibangunnya bisnis ini pergi mencampakkan pekerjaannya dan menimpakan semua tugas-tugasnya pada Lara. Continue reading

Galila

Judul Buku: Galila

Penulis: Jessica Huwae

Terbit: Cetakan I, Maret 2014

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Genre: Fiksi, Romance

Tebal: 336 halaman

ISBN: 978-602-03-0210-2

Harga: Rp 62.000

Blurb:

“Galila.”

“Hanya Galila?”

“Tanpa nama belakang.”

Berusaha mengubur masa lalu dengan meniti karier hingga menjadi diva negeri ini, Galila justru dipaksa menghadapi kenangan itu lagi tepat ketika hidupnya mulai bahagia: Prestasi gemilang, nama tersohor, dan Eddie, pria yang ia cintai, akan menikahinya.

Ia pun kembali ke pulau asalnya jauh di timur Indonesia. menyelami lagi jejak masa silam yang membentuk dirinya sekarang. Menengok kampung halaman yang sempat luluh lantak akibat kerusuhan antaragama. Bertanya pada diri sendiri, apakah perempuan tanpa nama belakang dan masa lalu seperti dirinya masih memiliki masa depan?

Galila adalah sebuah cerita, tapi ia juga seorang wanita—dan keduanya tak lepas dari rasa. Pada akhirnya, Galila adalah sebuah perenungan: sejauh apa pun kaki melangkah, kita takkan pernah bisa meninggalkan titik di mana kita mengawali langkah itu. –Maggie Tiojakin, Penulis/Pendiri www.fiksilotus.com

Dengan pemilihan diksi dan analogi yang cermat, Jessica seakan mengingatkan bahwa pada hakikatnya cinta adalah soal dua pribadi yang bertaut. Sampai batas mana kita mau berjumpa demi cinta yang kita yakini membuat kita bahagia? –Ruly Larasati, Jurnalis, Femina.

Review:

Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan alur maju mundur. Bercerita tentang Galila perempuan asal Saparua, Ambon yang merantau ke ibukota, tempat di mana ajang Indonesia Mencari Diva berada. Galila memenangkan kontes tersebut dan tidak berapa lama kariernya langsung melejit di bawah naungan Magda sebagai manajernya.

Sifat Galila yang tertutup, tidak suka mengekspos kehidupannya di mata publik dan media, membuatnya menjadi artis eksklusif dan mahal. Tidak seperti artis-artis lainnya yang sering sekali muncul di berita-berita gosip televisi maupun majalah.

Continue reading

Rectoverso

cr:photo addeection

Judul: Rectoverso

Penulis: Dewi Lestari (Dee)

Terbit: Cetakan II, Februari 2013

Penerbit: Bentang Pustaka

Genre: Fiksi, Science-Romance

Tebal:  x + 174 halaman

ISBN: 978-602-7888-03-6

Harga: Rp 69.000,- (Pinjam dari Aini)

Blurb:

Dewi Lestari, yang bernama pena See, kali ini hadir dengan mahakarya unik dan pertama di Indonesia. Rectoverso merupakan hibrida dari fiksi dan musik, terdiri dari sebelas cerita pendek dan sebelas lagu yang bisa dinikmati secara terpisah maupun bersama-sama. Keduanya saling melengkapi bagaikan dua imaji yang seolah berdiri sendiri, tetapi sesungguhnya merupakan satu kesatuan.

Inilah cermin dari dua dunia Dewi Lestari yang ia ekspresikan dalam napas kreativitas tunggal bertajuk Rectoverso.

Dengar fiksinya. Baca musiknya. Lengkapi penghayatan Anda dan temukanlah sebuah pengalaman baru.

Review:

Rectoverso adalah buku kumpulan cerpen karya Dee yang sebelumnya pernah diterbitkan pada tahun 2008.  Continue reading

So I Married The Antifan

So-i-married_promo

Tittle : So, I Married the Anti-fan
Genre : Romance, comedy
Category: Fiksi, novel terjemahan
Pages : 550 halaman
Price : Rp 60.000
Published : Maret 2012

Aku tinggal dengan idola paling terkenal se-Korea. Tapi… Aku adalah antifan-nya.

H, salah satu bintang pemicu hallyu wave akan tinggal dengan antifan-nya dalam sebuah variety show.

Mr. H: Tentu saja aku bisa menangani antifan-ku. Aku ini pria yang penuh dengan kejutan

Ms. L: Sebagai antifan-nya, aku akan membuka semua rahasia busuknya. Lihat saja nanti

Begitu berita itu keluar, para fans Mr. H segera membentuk pertahanan untuk melindungi idolanya.

Dan jika Ms. L melukai Mr. H barang sedikitpun maka mereka tidak segan-segan untuk bertindak

Geun Young seorang wartawan yang harus dikeluarkan dari tempat kerjanya. Ini bermula dari ketidaksengajaannya memergoki seorang artis terkenal bernama Hu Joon yang tengah berbincang dengan seorang perempuan di depan toliet, Geun Young yang saat itu mual karena terlalu banyak minum alkohol buru-buru ke toilet, namun langkah kakinya terhenti saat melihat Hu Joon memperlakukan kasar perempuan itu…

Geu Young tidak bisa mempercayai apa yang dilihatnya, ia berlari dan menghindar takut ketahuan jika ia mengintip…

Geun Young yang sangat mual dan ingin muntah akhirnya tidak bisa menahan diri, ia muntah di sisi mobil milik seseorang, entah mobil milik siapa itu… namun ternyata pertemuan tak terduga datang kembali, Geun Young yang masih merasa mual harus kembali muntah, kali ini pada sepatu putih yang mengkilat di hadapannya (dekat mobil itu). Apa yang terjadi? Ternyata pemilik mobil dan sepatu putih itu adalah Hu Joon.

Dari sinilah konflik bermunculan, ketidaksengajaan Geun Young bertemu dengan Hu Joon malah membuat malapetaka baginya, ia harus kehilangan pekerjaannya dan tempat tinggalnya, serta harus meninggalkan hutang yang menumpuk.

“Hu Joon selama ini terkenal dengan sifatnya yang baik hati, lembut, dan tidak pernah menyakiti atau merugikan orang lain, kan? Namun, Hu Joon yang saya lihat langsung adalah Hu Joon yang bersikap dingin, tega membuat wanita menangis, dan mendorongnya dengan kasar sampai terjatuh ke lantai, tanpa mengedipkan mata sedikit pun. Benar-benar tidak bisa dipercaya.”

Dikeluarkannya Geun Young dari pekerjaannya sebagai wartawan sangat tidak terduga, sehingga ia menganggap bahwa dalang dibalik semua ini adalah Hu Joon yang melakukannya. Hu Joon yang mentang-mentang artis terkenal itu sudah bertindak seenaknya pada seorang wartawan. mungkinkah Hu Joon takut jika Geun Young menyebarkan berita tentang dirinya yang kepergok memukul seorang perempuan di depan toilet? Atau ada alasan lain?

Karena perlakuan Hu Joon yang sepihak itu, Geu Young sangat marah besar, ia benci pada artis itu, dan segera membuat pengakuan diri bahwa ia anti-fansnya. Apapun akan Geun Young lakukan agar pria brengsek itu karirnya hancur dan reputasinya buruk di muka umum.

Tekadnya tidak main-main, Geun Young mendatangi gedung manajemen tempat Hu Joon berada, saat ia kesana, banyak sekali fans-fans Hu Joon yang sedang berkumpul ingin betemu dengannya. Ini sungguh memuakkan Geun Young, momen seperti ini ia jadikan untuk berkesempatan bicara di depan fans-fansnya bahwa Hu Joon itu berengsek dan tidak pantas untuk disukai. Bukannya pembelaan dan persetujuan yang ia terima, melainkan ia diserbu oleh fans Hu Joon dan menganggapnya perempuan gila.

PD Han yang merupakan produser dari sebuah acara reality show menawarkan Geun Young (yang sudah mulai terkenal dikalangan para netizen karena keberaniannya mengaku sebagai anti-fans Hu Joon). Tawaran untuk mengikuti acara reality show bernama So I Married The Antifan, Geun Young begitu tergoda dengan iming-iming uang jutaan won, akhirnya menerima tawaran itu. Namun siapa sangka jika lawan mainnya ternyata musuh besarnya sendiri, Hu Joon.

Jelas Geun Young menolaknya mentah-mentah, tapi berpikir bahwa itu kesempatan bagus akhirnya Geun Young tetap menyetujuinya, meskipun Hu Joon sendiri masih menolak. Berkat PD bahwa acara reality show ini sebenarnya untuk kepentingan Hu Joon, membantu menyelamatkan reputasinya dan mempertahankan eksistensi Hu Joon, maka Hu Joon akhirnya menerimanya.

Kisah yang cukup menarik dan jarang terjadi di novel-novel lain. Walaupun ending nya udah bisa ke tebak, tapi masih bisa sukses bikin aku geregetan dan senyum-senyum sendiri karena chemistry antara Geun Young dan Hu Joon yang klop banget. Novel ini memang kdrama banget, bahkan menurutku, cerita ini lebih bagus dari awalnya dibuat drama dibandingkan dibuat novel (walaupun emang sih katanya mau dibuat drama juga).

Sayangnya… geregetnya baca ini masih kurang, soalnya kisah cinta Geun Young dan Hu Joon gak terlalu banyak, malah lebih banyak tentang Konflik Hu Joon dengan JB.

Novel ini cukup menghiburlah, dan bagi yang suka Korea dan dunia keartisannya… jangan lewatkan So I Married The Anti-fan yang buat kamu lebih banyak tahu tentang seluk beluk dunia keartisan di Korea.

Sesuai dengan judulnya yang antifan, kalian ga akan kelewat menemani perjalanan syuting mereka yang selalu diwarnai pertengkaran dan kekonyolan.

Umm, untuk masalah typo… lumayan banyak. sangat disayangkan sekali. mungkin karena novel terjemahan ya…?

Quotes yang ku sukai: 

“Satu desa ini adalah anti-fanku rupanya.” – Hu Joon *lol

“Kau pasti sama sekali tidak suka padaku. Sama, aku juga begitu. Makanya aku suka. Karena aku bisa rileks dan santai…. Maksudku aku suka padamu karena kau tidak menyukaiku dan tidak mengharapkan apa pun dariku, sehingga aku merasa nyaman.” – Hu Joon

“Tempat ia ‘jatuh‘ ini, akan menjadi titik balik bagi seseorang untuk bangkit kembali. Kini ia mengerti, segala hal mempunyai dua sisi.”

Aku kasih 4 bintang untuk pasangan yang serasi ini, hehe 🙂

 

Tentang Penulis

Kim Eun Jeong: Lahir pada tahun 1975. Eun Jeong mulai menulis sejak duduk di sekolah menengah pertama. Tahun 1991, cerpennya yang berjudul Love isn’t just about adults diterbitkan. Sejak karyanya mulai diterima di festival penulisan, ia mulai menulis secara profesional. Karyanya yang sebentar lagi akan dibuat K-dramanya berjudul So, I’m Married the Antifans.

twivortiare

Twivortiare

Judul: twivortiare
Penulis: Ika Natassa
Genre: metropop
Tebal: 284 halaman
Terbit: Januari 2012

On January 23rd 2011, Alexandra – the women you’ve all known from the book Divortiare – discovered the fun of Twitter through her account @alexandrarheaw. these are the collections of her tweets on her everyday life and not-so private thougths that will finally answer the question: ‘can you love and hate someone so much at the same time?’

Hmm… sorry aku belum bisa ngereview novel ini, soalnya belum selesai aku baca. entah mengapa ga aku temukan geregetnya di novel ini, malah aku bingung… ini novel atau apa? lembar per lembar aku baca *glek* ini novel kayak diary yang berisi tweets alexandra, curhatannya dia…

aku sampai ga ngerti dan berhenti untuk gak ngelanjutin baca. Tapi, aku lihat di halaman belakang ada beberapa twitter yang ngefollow @alexandrarheaw sangat menyukai cerita yang memang berasal dari twitter itu, malah banyak yang ingin cepat punya bukunya (._.)

Mungkin aku harus selesai baca dulu sampai selesai kali ya…? baru deh aku ngerti dan bilang suka juga…hmmmmmm

karena aku belum selesai baca, jadi aku belum bisa kasih rating bintang.

***

Waktu pertama kali baca buku ini awal tahun 2012 dan sempet stuck gara-gara gak ngerti dengan ceritanya (bilang aja malas baca bahasa inggris) :p
Yap, sudah genap setahun lebih ternyata… Sekarang aku udah rampung baca novel ini *bangga* 😀
Kesan keduaku setelah baca novel ini, semua yang aku judge kan ditahun lalu itu salah semua. Artinya aku suka banget sama novel ini, selain beda dari segi pemaparan tulisan dan dialog, gaya penulisan novel ini ngalir, gak absurd. Bayangin aja kita berasa baca tweet beneran di timeline, tulisannya hidup dan kita merasa menyaksikan secara langsung kehidupan Alex dan Beno. Mba Ika ini kreatif sekali, selain tweetsnya Alex, ada juga balas-balasan mention, RT, ataupun DM.
Alexandra yang seorang Banker, bersuamikan Beno yang seorang Dokter bedah/surgey, telah menikah dua kali, setelah pernah bercerai sekali. Sifat mereka yang sangat bertolak belakang membuat novel ini hidup dan bikin pembaca jadi geregetan. Jadi gak cuma Alex kok yang geregetan dengan sifat suaminya yang luruuus banget pikirannya kayak jalan tol. Alex yang sifatnya ekstrovert tentu jauh dari yang namanya keheningan dan ketekunan. Maksudnya bukan berarti ekstrovert itu malas, tapi Alex hanya sangat menyukai kebebasan dan keterbukaan dalam masalah perasaan, sementara suaminya yang introvert sangat ulet dan terlalu worker holic, menganggap perasaan cinta ditunjukkan dengan cara mengabsen Alex setiap hari, bahkan tiap waktu. Pemahamannya soal cinta dan perhatian yang diberikannya pada Alex justru bikin Alex jungkir balik sebelnya. Apalagi, the tantes Beno selalu nanyain kapan Alex hamil. Alex dan Beno memang berencana untuk menunda punya momongan, mereka masih belum siap karena takut tidak bisa membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Jeng, disini mereka terlalu mementingkan duniawi ya? coba kalau mereka segera punya anak, pasti keributan-keributan kecil dirumah juga bakal berkurang karena pasti ada salah satu yang mengalah dong buat meluangkan waktu untuk tidak bekerja siang dan malam.
Selain itu pihak ketiga dari Alex maupun Beno juga gak akan gatel-gatel ngedektin. So far, menurutku sebenarnya pemicu pertengkaran mereka hanya kesalahpahaman dan perbedaan persepsi aja, toh sebenarnya mereka tuh saling cinta, cinta mati malah.
Yah namanya juga novel, kalau gak ada konflik ga bakal jadi cerita namanya. Nah, kelebihan dari buku ini juga akun Alex nya nyata, meskipun tokohnya fiktif, jadi kalian bisa follow her di @alexandrarheaw. Berhubung akunnya di protect, kalian harus request follow dulu deh, biar nanti diaccept, tapi gak asal accept aja, ada syaratnya yaitu kamu harus ngtweet quotes favorit kamu di Twivortiare, cukup satu tweet aja. Gampangkan? 😀

Aku kasih 3 bintang untuk Twivortiare.